Jumat, 16 Maret 2012

MITOS



MITOS

a.       Pengertian mitos
Mitos merupakan sarana masyarakat kuno untuk menemukan kebenaran dalam suatu kehidupan. Mitos biasanya diiringi pelaksanaan upacar religius karena pada saat  upacara religius, manusia akan memulihkan kembali dimensi sakral dari keadaannya yang profan.

Mitos dari sebagian orang sering  dianggap benar karena mujarab dan biasanya memberikan pengaruh bagi masyarakat, ini terjadi bukan karena mitos tersebut banyak memberikan fakta – fakta akan tetapi mitos tersebut benar – benar di percayai sebagian orang dalam masyarakat. Biasanya kebenaran terhadap mitos tersebut terwujud jika si pelaku melaksanakan ritual – ritual tertentu. Karena dengan upacara ritual tersebut mereka dapat menarik makna dari berbagai mitos yang berkembang dalam masyarakat.

Mitos akan dinyatakan gagal apabila mitos tersebut tidak bisa memberikan penjelasan yang mendalam tentang kehidupan manusia, akan tetapi apabila mitos tersebut  dapat mendesak manusia atau memaksa manusia untuk merubah pikirannya dan tingkah laku maka mitos tersebut dianggap benar,

Pada umumnya mitos berfungsi untuk memperpanjang harapan manusia yang mengalami kekerasan, ketertindasan dan ketakutan, mitos juga berfungsi untuk memandu manusia dalam bertindak terhadap kehidupan sehari – harinya.

b.      Mitos budaya indonesia
Negara indonesia memiliki wilayah yang sangat luas di bandingkan dengan negara lain yang ada di dunia ini dan negara indonesia juga merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak, hal inilah yang menyebabkan negara indonesia memiliki kultur budaya yang sangat banyak, seperti mitos – mitos yang berbeda di setiap daerahnnya.

Pada penulisan kali ini saya akan mencoba memberikan contoh – contoh budaya dari beberapa daerah sebagai berikut :

1.   Budaya minangkabau
Minang kabau atau yang sering dikenal dengan sumatra barat merupakan daerah yang memiliki beberapa mitos yang masih berkembang di dalam masyarakat, mitos yang ada di daerah minangkabau ada yang berupa cerita, syair, pantun, dan upacara sakral seperti upacar tabuik yang ada di pariaman dan ada yang berbentuk cerita seperti cerita ungku saliah.

Sebenarnya tokoh ungku saliah benar – benar ada dalam masyarakat sungai sariak yang merupakan suatu daerah di sumatra barat, ungku saliah gemar berjalan dan berbelanja ke pasar, dia selalu jadi perbincangan para pedagang karena ungku saliah sering mebayar barang belanja yang tidak sesuai dengan harga yang di tetapkan penjual.

Ungku saliah di anggap keramat karena apabila para pedagang mengikuti apa yang ia inginkan maka dagangan mereka akan laris terjual, dan apabila tidak maka pedagang tersebut akan mengalami kerugian dan cerita tersebut terus berkembang di dalam masyarakat.

Akibat mitos yang berkembang tersebut banyak dari pedagang pariaman menggantung foto ungku saliah di rumah atau di tempat dia berdagang karena ungku saliah di anggap keramat, foto tersebut bertujuan agar menambah kekuatan berdagang dan melariskan dagangan mereka.

Dan ada lagi mitos yang berbentuk pendidikan seperti mitos yang mengatakan tidak boleh membiarkan nasi menangis (basi) yang sering di ajarkan kepada anak – anak, yang tujuan sebenarnya adalah agar anak – anak tersebut bisa mensyukuri nikmat yang telah di berikan.

2.   Budaya jawa
Pada umumnya mitos di abadikan dalam berbagai kesenian jawa, mitos – mitos tersebut terinspirasi dari kitab Mahabharat dan Ramayana, dimana kehidupan manusia dilihat sebagai pertarungan atau pertempuran antara kekacauan dan keselarasan.

Daya tarik mitos mahabrata yang di ceritakan dalam bentuk lakon wayang  akan bisa kita temui dalam adengan – adengan  yang mencerminkan atau membayangkan hidup manusian yang nyata.

Pada budaya jawa kekuatan mitos Mahabharata, tak kalah bagusnya ketika lakon wayang di pergunaka dalam berbagai ritual jawa, termasuk ritual selamatan dan ruwatan, pengetahuan dan penggunaannya merupakan tujuan dari ngelmu kejawen yang telah tumbuh dan berkembang dalam budaya jawa.

Ritual – ritual tersebut dilaksanakan untuk mengadakan keselarasan antara makrokosmos dan mikrokosmos, makrokosmos dalam pikiran orang jawa adalah sikap dan pandangan hidup terhadap alam semesta yang yang mengandung kekuatan supranatural dan penuh dengan hal – hal yang sangat misterius dan mikrokosmos adalah sikap dan pandangan terhadap dunia nyata.

Mitos di dalam budaya jawa tidak muncul dalam kekosongan (vacuum) ada berbagai hal yang memicu serta melanggengkan mitos, salah satunya adalah ketertindasan.

Telah di kaji pada mitos ratu adil dan gelombang – gelombang gerakan anti-kilonialisme. Di Jawa Barat, misalnya ratu adil yang sangat di yakini masyarakat yang tertindas oleh penjajah Belanda, mitos ratu adil mempengaruhi semangat masyarakat untuk memberontak dalam upaya menggulingkan pemerintah belanda.

Ratu adil merupakan pemimpin masyarakat sehingga tercapai kedamaian dan kesejahteraan. Dia merupakan tokoh yang hidup yang di percayai tokoh yang hidup yang di berikan wahyu dan direstui para dewa – dewi untuk memimpin masyarakat, dan masih banyak lagi mitos - mitos yang ada di daerah jawa lainnya.

3.   Budaya kalimantan
Kalimantan memiliki sebuah suku yang terkenal yaitu suku dayak, suku dayak mempunyai banyak mitos di dalam lisan, pantun dan lagu – lagu yang nilainya penting dari sudut pandang budaya, sastra lisan dalam bentuk lagu di gunakan dalam pada waktu  tertentu, seperti lagu – lagu yang dinyanyikan saat pesta, pada saat panen dan pada waktu mengobati orang. Dukun atau yang di kenal dengan gelar balian menyanyikan lagu ritual dan mengucapkan mantra spiritual untuk menyenangkan roh atau malaikat baik dan juga untuk mengusir roh jahat.

Pada sastra lisan pada umumnya berbentuk dongeng – dongeng dengan nilai – nilai moran yang kuat yang di ceritakan ketika semua warga desa berkumpul pada waktu malam, ada satra lisan yang di ungkapkan pada waktu memakamkan jenazah dan upacara tertentu dan juga ada sastra lisan dalam bentuk pantun seperti yang di kenal dalam sastra melayu.

4.   Budaya bali
Mitos dalam budaya dan masyarakat bali ditemukan dalam bentuk bahasa (verbal) yang lisan tidak di bicarakan secara mendalam, dan juga di temukan dalam bentuk pertunjukan topeng atau arja yang menggunakan simbol – simbol mitos di sertai dengan ujaran – ujaran lisan, seperti pementasan sendratari mahabharata yang mengisahkan tokoh bima dengan mitos – mitosnya.

Misalnya mitos – mitos yang di kisahkan tersebut seperti mitos tentang kain poleng (hitam – putih) yang selalu digunakan oleh tokoh Bhima, yang terselip mitos seperti :

Setelah sang Bima direstui oleh ibu kunti kawin dengan Hidimbi, maka Hidimbi bersama sang bima memohon izin untuk pergi berbulan madu di pucak gunung. Disanalah Hidimbi mengajukan permohonan pada sang Bhima, yaitu “suamiku sang Bhima, jika kakak mampu membuatkan saya putra laki – laki dalam satu hari dan setelah dewasa, saya bersedia membuatkan kain poleng sepanjang 1600 dapa”.

Selain itu di budaya bali juga terdapat mitos yang berhubungan dengan pendidikan seperti mitos tentang larangan duduk di atas bantal, yang tujuannya agar kita tau kalaw bantal adalah simbol kepala yang merupakan bagian tubuh yang paling di hormati manusia, memduduki bantal berarti membiasakan diri untuk tidak menghormati bagian tubuh yang sakral, lebi – lebih kepala orang tua, dalam budaya bali kepala orang tua tidak boleh sembarangan dipegang, apa lagi oleh anak – anak.

Dan masih banyak lagi mitos – mitos yang ada di budaya bali tersebut ada yang berbentuk kata – kata, ada juga mitos yang berhubungan dengan pelestarian kera hutan dan kain poleng dan itu semua merupakan mitos – mitos yang masih dapat bertahan pada saat sekarang ini.

5.   Budaya jambi
Daerah jambi memiliki sebuah suku yang bersifat unik seperti suku kubu, dan suku tersebut juga memiliki beberapa mitos – mitos yang berkembang di daerah tersebut, seperti mitos tentang garis keturunan orang kubu yang diceritakan kepada damste’ oleh kepala laras Datoeq padako Soetan yang di ceritakan seperti sebuah kisah ketika waktu lampau daulat yang dipertuan di Pagaruyung duduk di batu di pinggiran sungai setelah dia solat.
Kemudian dia masukkan sihir ke dalam mulut, kemudian dia mengeluarkannya, selanjutnya batu yang dia duduki bergerak dan dia sadar sebenarnya dia duduk di atas kura – kura besar yang ada di sungai, dengan kekuasaan allah kura – kura tersebut hamil dan melahirkan anak manusia laki – laki yang di sebabkan karena menelan sihir yang di keluarkan oleh raja.

Pada suatu hari anak tersebut di tanya raja siapakah bapak dari anak tersebut, kemudian anak tersebut menunjuk raja, dia sangat heran dan bertanya bagaimana dia menjadi bapak anak kura – kura, anak tersebut bercerita ketika raja duduk di atas dan mengeluarkan sirihnya yang di telan ibunya, dan lansung hamil dan melahirkan dia, kemudian raja berfikir beberapa saat dan berkata bahwa sebenarnya anak itu benar dan peristiwa itu terjadi.

Lalu raja mengumumkan kepada rakyat bahwa anak tersebut, yang ibunya tenggelam waktu banjir adalah benar – benar anaknya dan kemudian raja juga mengabarkan bahwa anak tersebut akan menjadi raja di negeri dari Kota Tujuh, Sembilan Kota, Pitajim Muara Sebo, Sembilan Luruh sampai daerah terpencil di jambi.

Kemudian setelah beberapa tahun kemudian masyarakat mengetahui bahwa anak tersebut adalah keturunan dari kura – kura, setelah mereka tau mereka tidak setuju dan tidak menerima raja yang keturunan kura – kura sebagai raja mereka, lalu mereka menyingkir ke hutan dan hidup di sana.

Sebenarnya budaya yang ada di daerah jambi memilki kesamaaan dengan budaya minangkabau karena kedekatan antar wilayah tersebut, sehingga menyebabkan adanya persamaan budaya.

     Dari mitos – mitos yang ada di lima daerah di atas kita dapat menyimpulkan
bahwa sebenarnya mitos adalah sebuah sarana masyarakat dalam mencapai kebenaran dalam kehidupan bermasyarakat, dan mitos – mitos tersebut ada yang memiliki unsur baik dan buruknya, tergantung kita memahami makna dari setiap mitos – mitos yang ada pada suatu daerah tersebut.


Sumber :

Selasa, 13 Maret 2012

ILMU




ILMU

a. Pengertian ilmu
Ilmu merupakan padanan kata dari bahasa inggris science, atau scientia yang berasal dari bahasa latin yang kata kerjanya adalah scire yang artinya tahu atau mengetahui. Ilmu adalah bukannya sekedar pengetahuan melainkan scientific knowledge.
Kata science memiliki banyak definisi yang saling melengkapi, tapi definisi yang sangat umum dan mudah ialah systematic body of knowledge (bangunan pengetahuan yang sistematis). Kita bisa mengutip pendapat John G. Kemeny tentang ilmu, dia mendefinisikan ilmu sebagai all knowledges collected by of the method (semua pengetahuan yang dikumpulkan dengan metode ilmiah). Jadi, ilmu adalah suatu pengetahuan yang bersifat sistematis.
ilmu dan pengetahuan memiliki dua perbedaan, karena ilmu merupakan suatu pengentahuan yang sistematis sedangkan pengetahuan adalah kumpulan fakta, jadi pengetahuan merupakan bahan mentah bagi ilmu, agar disebut ilmu pengetahuan harus memenuhi syarat – syarat tertentu, jadi ilmu dapat disebut pengetahuan sedangkan pengetahuan belum dapat disebut dengan ilmu.

b. wujud ilmu
Menurut pandangan The Liang Gie ilmu dapat di wujudkan berdasarka tiga metode diantaranya ilmu sebagai proses, ilmu sebagai prosedur dan ilmu sebagai produk.
 Ilmu sebagai proses merupakan aktifitas penelitian yang para pelakunya di sebut ilmuwan, aktifitas yang dilakukan tidak bersifat tunggal melainkan bersifat rasional, kognitif dan teleologis.
Ilmu sebagai prosedur berarti ilmu merupakan kegiatan penelitian yang menggunakan metode ilmiah, menurut the world of science encylopedia metode ilmiah adalah prosedur yang digunakan oleh ilmuan dalam mencari pengetahuan baru dan peninjauan pengetahuan yang ada secara sistematis.
Ilmu sebagai produk merupakan kumpulan pengetahuan sistematis yang merupakan produk dari aktifitas penelitian dengan metode ilmiah.

Sebagai sistem pengetahuan ilmu mempunyai obyek material maupun obyek formal, obyek material sering disebut dengan pokok soal (subject matter), sedangkan obyek formal dinamakan titik perhatian (focus of interest).

c.       pembagian ilmu
pada umumnya ilmu memiliki banyak pembagian seperti ilmu ekonomi, ilmu sosial, ilmu politik, ilmu agama, akan tetapi pada penulisan ini kita akan membahas beberapa ilmu saja, seperti ilmu alamiah, ilmu sosial dan ilmu budaya karena ke-tiga ilmu inilah yang mendasari lahirnya ilmu – ilmu yang lainnya.
ilmu alamiah adalah ilmu yang mempelajari alam dan manusia secara kesluruhannya, dan merupakan ilmu yang mengkaji tentang gejala – gejala dalam alam semesta, ilmu pengetahuan alamiah sering di sebut ilmu pengetahuan alam (IPA), yang termasuk kedalam ilmu pengetahuan alam atau alamiah diantaranya matematika, fisika, kimia dan biologi.
Ilmu sosial adalah ilmu yang mempelajari semua aspek kehidupan manusia atau metode yang digunakan untuk mempelajari aspek – aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkunga sosialnya, ilmu sosial dasar sering di sebut dengan ilmu pengetahuan sosial (IPS), yang termasuk kedalam ilmu pengetahuan sosial diantarnya geografi, ekonomi dan sosiologi.
Ilmu budaya merupakan ilmu yang mempelajari cara berinteraksi didalam suatu kehidupan masyarakat, ilmu budaya juga merupakan ilmu yang di warisi secara turun - temurun di dalam suatu kehidupan masyarakat seperti kepercayaan, kesenian, moral, hukum adat dan adat istiadat dan kemampuan – kemampuan lainnya.

Dari ketiga ilmu tersebut memiliki beberapa perbedaan karena ketiga ilmu tersebut memiliki cakupan masing – masing dalam setiap pengembangannya dan penerapannya, seperti ilmu alamiah cakupannya lebih di tekankan terhadap gejala – gejala kehidupan alam semesta, sedangkan ilmu sosial cakupannya meliputi interaksi antar sesama manusia dan ilmu budaya cakupan ilmunya lebih menunjukkan konsep – konsep untuk mangkaji masalah – masalah manusia dan fenomena – fenomena masyarakat.


Sumber :

Rabu, 23 November 2011

TABEL MASA DEPAN




RENCANA MASA DEPAN

NAMA                                                 : ARIF BUDIMAN
TEMPAT TANGGAL LAHIR  : PARIAMAN 01 – 04 -1993
TAHUN
RENCANA
KET
1993 – 1999
 Umur 1 tahun
-
saya di lahirkan pada tahun tersebut.
1999 – 2005
 Umur 6 tahun
-
Masa – masa ketika saya masin di bangku sekolah dasar.
2005 – 2008
Umur 12 tahun
-
Masa saya belajar di bangku pendidikan SMP.
2008 – 2011
Umur 15 tahun
-
Saya tamat dari SMP dan melanjutkannya ke SMA sampai saya lulus dari SMA dan melanjutkkan ke tingkat yang lebih tinggi.
2011 – 2014
Umur 18 tahun
Kuliah dan,Target saya, saya harus menyelesaikan perkuliahan saya di universitas gunadarma dalam jangka maksimal dalam waktu 4 tahun.
Dan menabung di bank.
saya tidak mau berlama – lama dalam menyelesaikan kuliah saya, karena bagi saya waktu itu adalah pedang yang akan membunuh masa depan saya jika saya melalaikanya.
Saya menabung untuk mempersiapkan modal saya karena saya lebih pengen berwirausaha sendiri.
2014 – 2016
Umur 21 tahun
Saya lulus dari universitas gunadarma S1 Teknik mesin, amin.
Dan mengotrak sebuah ruko dengan tempat yang strategi untuk berwirausaha sendiri, amin.
Setelah lulus dari perkuliahan saya akan mengaplikasikan pengalaman kuliah saya dengar berwirausaha sendiri.
Dan usaha yang akan saya kelola tidak akan jauh dari usaha yang telah lama di tekuni orang tua saya yaitu suku cadang motor dan mobil, berbekal dari pengalaman dagang dari orang tua saya dan di tambah dengan pendidikan S1 saya yang masih berhubungan dengan permesinan.
2016 – 2019
Umur 23 tahun
Target saya di awal tahun 2016 usaha saya mengalami perkembangan dengan baik.
Dan saya akan menikah di tahu itu juga setelah usaha saya menggalami perkembangan.
Saya menargetkan usaha yang saya kelola berkembang dalam jangka dua tahun dengan lokasi perekonomian yang strategis untuk usaha saya, baru kemudian saya akan menikah, saya memilih menikan setelah usaha saya sukses nantinya karena saya tidak mau sebagai kepala keluarga tetapi saya belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga saya sendiri.
2019 – 2022
Umur 26 tahun
Saya membikin rumah.

Dengan perkembangan usaha saya, saya akan membuat rumah untuk saya tepati bersama istri dan anak  - anak saya tercinta.
2022 – 2024
Umur 29 tahun

saya akan konsisten dengan usaha saya dan berusaha menambah cabang.
Setelah usaha saya berkembang lebih baik lagi saya akan mencoba untuk mencari tanah di lokasi yang strategis, dengan tujuan untuk membuat cabang dari usaha saya.
2024 – 2028
Umur 31 tahun
Saya memiliki cabang dan karyawan.
Dan membeli ruko yang saya tepati untuk berwirausaha.

setelah saya memiliki sebuah ruko saya akan menambah cabang dari usaha saya itu, dan mencari karyawan yang dapat di percaya untuk mengelola usaha saya tersebut, baru kemudian saya membeli ruko yang awalnya saya tepati.
2028 – 2030
Umur 35 tahun
Naik haji bersama istri dan orang tua saya tercinta, amin.
Mencoba bekerja sama dengan honda atau toyota.
Target saya setelah usaha saya sukses nantinya saya akan menunaikan rukun islam yang kelima bersama istri dan orang tua saya.
kemudian baru saya akan mencoba untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan, dengan cara penggunaan lisensi merk sebuah perusahaan, agar konsumen lebih puas dengan kinerja karyawan saya.
2030 – 2045
Umur 37 tahun
Saya tinggal mengontrol usaha saya, membuat beberapa rumah kontrakan.
Target saya di umur 40 tahun saya tidak perlu lagi untuk bekerja dan saya cukup mengontrol karyawan saya dan di bantu anak – anak saya.
Dan di saat itu juga saya akan mencoba untuk mebuat beberapa rumah kontrakan untuk saya kontrakan, yang merupakan investasi saya di hari tua nanti.
2045 - seterusnya
umur 52 tahun
Sudah bisa menikmati hari tua nantinya.
-